Kuasa hukum Yaqut Cholil Qoumas menilai JPU KPK salah tafsir keputusan terkait kuota haji. Yaqut didakwa merugikan negara Rp622 miliar dalam kasus ini.

Barang yang kini banyak dipakai masyarakat RI ternyata pernah menjadi salah satu kunci keberhasilan Singapura berubah dari negara miskin menjadi negara maju.

Presiden Indonesia memarahi hingga membentak seluruh jajaran menteri ekonomi karena anggaran proyek strategis tak kunjung turun.